Berita

Forum Peduli Bahasa Tidore Audiensi dengan Pemkot Tidore, Bahas Penguatan Bahasa Daerah

61
×

Forum Peduli Bahasa Tidore Audiensi dengan Pemkot Tidore, Bahas Penguatan Bahasa Daerah

Sebarkan artikel ini
Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, SE (kanan) memberikan arahan saat menerima Audiensi dari Forum Peduli Bahasa Tidore, bertempat di ruang rapat Walikota, Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Rabu (7/1/2026)
Example 468x60

Siarmalut, Tidore – Forum Peduli Bahasa Tidore melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan guna membahas penguatan dan pengkajian Bahasa Daerah Tidore sebagai warisan budaya leluhur.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Laiman di Ruang Rapat Wali Kota Tidore Kepulauan, Rabu (7/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Muhammad Sinen menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Forum Peduli Bahasa Tidore dalam upaya pelestarian dan pengembangan Bahasa Tidore.

Menurutnya, Bahasa Tidore merupakan identitas budaya yang harus dijaga dan diperkuat agar tetap diakui sebagai bahasa ibu masyarakat Tidore.

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada seluruh tim Forum Peduli Bahasa Tidore. Semoga upaya ini dapat memperkuat posisi Bahasa Tidore sebagai warisan leluhur dan tidak diklaim sebagai dialek dari bahasa daerah lain,” ujar Muhammad Sinen.

Wali Kota menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas literasi sangat penting dalam mendorong kajian akademik serta literasi bahasa daerah agar Bahasa Tidore semakin dikenal luas.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh langkah-langkah Forum Peduli Bahasa Tidore melalui kerja sama lintas sektor.

“Pemerintah daerah menyambut baik forum ini. Harapan kita bersama, Bahasa Tidore dapat bangkit dan dikenal lebih luas tanpa adanya anggapan sebagai dialek dari bahasa daerah lain,” kata Ahmad Laiman.

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Bahasa Tidore Yusuf Khairun menjelaskan bahwa forum yang dipimpinnya merupakan komunitas literasi yang fokus pada penguatan Bahasa Daerah Tidore, baik dari sisi literasi maupun kajian kebahasaan.

Ia mengungkapkan kegelisahan komunitas literasi terhadap status Bahasa Tidore yang selama ini belum sepenuhnya diakui sebagai bahasa asal.

“Kami membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk bersama-sama memajukan Bahasa Tidore. Harapannya, pada tahun 2026 Bahasa Tidore dapat ditegakkan dan mampu bersaing dengan bahasa daerah lainnya,” ungkap Yusuf Khairun.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Dr. Syofyan Saraha, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam, sejumlah pimpinan OPD terkait, serta sekitar 20 orang anggota Forum Peduli Bahasa Tidore.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *