BeritaBudayaPemerintahanSeminar

Tidore Pamerkan Pesona “Harta Karun Nasional” di Hotel Borobudur Jakarta

45
×

Tidore Pamerkan Pesona “Harta Karun Nasional” di Hotel Borobudur Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tidore, Jakarta- Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menghadiri sesi gelar wicara (podcast) bertajuk Discover National Treasure Tidore-Ternate yang berlangsung di Executive Lounge, Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari promosi besar-besaran potensi wisata serta pengembangan industri pariwisata berbasis budaya, sejarah, dan kuliner yang dijadwalkan berlangsung dari 20 April hingga 7 Juni 2026.

​Dalam sesi tersebut, Ahmad Laiman memaparkan keunikan Tidore sebagai kota dengan luas daratan terbesar ketiga di Indonesia. Meski luas, Tidore tetap mempertahankan suasana pedesaan yang asri. Ia juga menekankan rekam jejak sejarah Tidore sebagai Ibu Kota pertama Irian Barat serta pusat kejayaan Kesultanan Tidore.

​“Tidore menawarkan kekayaan alam yang luar biasa melalui Taman Nasional Aketajawe-Lolobata yang menjadi habitat hewan endemik seperti Burung Bidadari. Di sektor bahari, kami memiliki Hiu Berjalan dan kawasan konservasi Teluk Lumba-Lumba yang terjaga kelestariannya sejak tahun 1500-an,” ujar Ahmad.

​Bagi pencinta selam, Tidore menawarkan titik penyelaman (diving spot) yang unik. Selain terumbu karang dan biota laut yang beragam, terdapat situs kapal karam bersejarah yang menjadi daya tarik bawah laut.

​Sebagai daerah pertama yang mengekspor cengkeh ke Eropa, Ahmad menjelaskan bahwa rempah-rempah bagi masyarakat Tidore bukan sekadar komoditas dagang, melainkan filosofi kehidupan warisan leluhur.

​Sisi kebudayaan juga diperkuat dengan memperkenalkan Puta Dino, kain tenun khas Tidore. Produk ini dijadwalkan akan tampil dalam pameran internasional Lange Nacht der Konsulat di Hamburg, Jerman, dalam waktu dekat.

​Di sektor kuliner, Pemerintah Kota Tidore telah memperkuat legalitas kekayaan intelektualnya.

​Kue Lapis Tidore: Telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

​Penganan Khas: Kue Andara dan Kue Kale-Kale turut dipromosikan sebagai representasi identitas budaya lokal.

​Selama periode promosi di Hotel Borobudur, pengunjung dapat menikmati berbagai agenda, antara lain: Bazar UMKM dan Promosi Kuliner (Culinary Food Promotion), Forum Bisnis dan Investasi bersama Bank BTN, Festival Budaya, Yoga Akuatik, hingga Sesi Meditasi.

​Seluruh hidangan khas yang dibahas dalam podcast tersebut tersedia secara eksklusif untuk dibeli oleh tamu hotel selama acara berlangsung. Melalui kolaborasi dengan Timur Network Foundation, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan optimis dapat menarik minat investor dan wisatawan mancanegara untuk mengeksplorasi keajaiban Maluku Utara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *