BeritaDaerahSport

Sirkuit Selawaring Sukses Digelar, Wali Kota Tidore: Ini ‘Tambang’ Kami yang Ramah Lingkungan

63
×

Sirkuit Selawaring Sukses Digelar, Wali Kota Tidore: Ini ‘Tambang’ Kami yang Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIDORE – Gelaran balap motor bergengsi Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 resmi berakhir di Sirkuit Selawaring, Kelurahan Rum, Minggu (10/5/2026). Pembalap Yusril Ihza Mahendra sukses menyabet gelar Juara Umum Open, sementara Rizki Fajar Husen keluar sebagai Juara Umum Lokal Maluku Utara.

Ajang perdana ini ditutup secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Ketua I TP-PKK Sumiyati Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, serta Ketua DPRD Ade Kama.

Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menekankan bahwa event ini bukan sekadar ajang adu nyali di lintasan. Menurutnya, balapan ini merupakan ruang silaturahmi, hiburan rakyat, sekaligus wadah bagi lahirnya bibit atlet muda berbakat di Maluku Utara.

“Hadirnya event seperti ini membawa energi positif dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal. Saya melihat semangat luar biasa dari generasi muda otomotif kita hari ini,” ujar sosok yang akrab disapa Ayah Erik tersebut.

Ia juga berpesan kepada para pembalap agar tetap mengutamakan keselamatan dan menjadi pribadi yang santun. “Balap boleh kencang, tapi keselamatan tetap nomor satu. Jadilah pembalap yang tidak hanya cepat di lintasan, tetapi juga menjadi contoh baik di tengah masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga menaruh harapan besar agar Sirkuit Selawaring terus berkembang menjadi pusat olahraga otomotif terbaik di Maluku Utara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan fasilitas demi penyelenggaraan ajang yang lebih besar di masa depan.

Menariknya, Muhammad Sinen memberikan analogi tajam mengenai potensi daerahnya. Ia menegaskan bahwa meskipun Tidore tidak memiliki kekayaan tambang seperti daerah lain di Maluku Utara, namun Tidore memiliki sektor pariwisata dan olahraga yang berkelanjutan.

“Tidore memiliki sejarah besar dan kami berkomitmen menjaga lingkungan. Tidore memang tidak memiliki tambang, tetapi sirkuit ini adalah bukti nyata ‘tambang’ Kota Tidore Kepulauan—sebuah tambang yang tidak merusak lingkungan,” tegasnya disambut riuh penonton.

Menutup rangkaian acara, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada para peserta yang datang dari luar daerah jika terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas.

“Terima kasih sudah datang dan meramaikan Tidore. Semoga kalian pulang membawa kesan yang baik serta persaudaraan yang kuat, dan kembali lagi di ajang-ajang berikutnya,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *