TIDORE – Gerakan Pramuka kembali membuktikan eksistensinya sebagai wadah pendidikan nonformal yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan melalui Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rudy Ipaenin, saat membuka secara resmi Jambore Cabang V Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Taman Olahraga SMP Negeri 1 Tidore ini berlangsung khidmat pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Dalam sambutannya, Rudy Ipaenin menyampaikan bahwa jambore merupakan momentum strategis untuk membangun pribadi yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Ia menekankan agar para peserta memanfaatkan ajang ini sebagai ruang belajar sekaligus mempererat persahabatan.
“Dalam perkemahan, adik-adik akan belajar arti kebersamaan, kepemimpinan, dan kerja sama, serta cara menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah,” ujar Rudy saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap melalui jambore ini, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan moral. Rudy menekankan pentingnya jiwa nasionalisme dan cinta tanah air guna menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain itu, ia mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga kesehatan, menaati aturan perkemahan, serta menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Thamrin Folasowohi melaporkan bahwa Jambore Cabang V Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Tidore Kepulauan tahun ini diikuti oleh 170 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 88 putri dan 82 putra, dengan waktu pelaksanaan mulai tanggal 9 hingga 12 Mei 2026.
“Kegiatan kali ini mengusung tema ‘Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan’. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi,” pungkas Thamrin.












