Sport

Akademi Merah Putih Resmi Dibentuk, Malut United Gandeng SL Benfica

46
×

Akademi Merah Putih Resmi Dibentuk, Malut United Gandeng SL Benfica

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Siarmalut – Malut United FC dan SL Benfica resmi memulai kerja sama pengembangan sepak bola usia dini yang diharapkan mampu mencetak talenta muda dari Indonesia Timur melalui Akademi Merah Putih.

CEO Malut United FC, Willem D. Nanlohy, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan pemain muda, khususnya di wilayah Maluku Utara dan kawasan timur Indonesia.

Ia menjelaskan, Akademi Merah Putih akan memfokuskan pembinaan pada anak usia 7–9 tahun dengan prioritas utama anak-anak yatim piatu di Maluku Utara, kemudian Maluku, dan Papua.

“Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepak bola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik. Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara,” kata Willem di Ternate, Rabu.

Dalam peresmian kerja sama tersebut, dua perwakilan manajemen SL Benfica dijadwalkan hadir di Stadion Kie Raha, Ternate, yakni Lourenco dos Reis Ferreira selaku Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes selaku Benfica International Technical Coordinator.

SL Benfica dipilih karena reputasinya sebagai salah satu klub terbaik dunia dalam pengembangan pemain usia dini.

Kerja sama ini dituangkan dalam kontrak awal selama lima tahun yang mencakup program pembinaan terpadu, termasuk penempatan dua pelatih asal Benfica yang akan tinggal bersama peserta di training camp Malut United di Ternate.

Kedua pelatih tersebut tidak hanya akan terlibat dalam pelatihan teknik sepak bola, tetapi juga memantau perkembangan peserta dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pola makan dan pembentukan karakter.

“Pelatih akan memantau peserta tidak hanya di bidang sepak bola, tetapi juga perkembangan dan kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk menu makanan yang dipersiapkan khusus. Pembentukan karakter juga menjadi hal yang sangat fundamental,” ujarnya.

Willem menambahkan, seluruh peserta Akademi Merah Putih akan mengikuti program secara gratis serta mendapatkan pembinaan pendidikan yang terstruktur.

Selain itu, akademi ini juga menekankan penguatan pendidikan agama sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.

“Selain semuanya gratis, salah satu keunikan Akademi Merah Putih adalah penguatan di bidang pendidikan agama. Ibarat pesantren sepak bola, kami yakin dengan iman yang baik dan fondasi sepak bola yang kuat mereka punya kesempatan hidup yang lebih baik di kemudian hari,” jelasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *