BeritaDaerahPendidikan

Mengenang Masa Lalu, Membangun Masa Depan: Reuni Akbar ke-4 Alumni STM Ternate Berlangsung Hangat

29
×

Mengenang Masa Lalu, Membangun Masa Depan: Reuni Akbar ke-4 Alumni STM Ternate Berlangsung Hangat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIDORE – Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Merajut Kisah, dan Membangun Sinergi”, pembukaan Reuni Akbar ke-4 Forum Alumni STM Ternate (FORSA STEMAN) berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan pada Sabtu (20/6/2026).

Acara pembukaan ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Wali Kota Tidore Kepulauan sekaligus Ketua FORSA STEMAN, Muhammad Sinen. Momentum ini juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Musholla At Tarbiyah di lingkungan SMK Negeri 2 Ternate, yang dilakukan bersama Wakil Bupati Halmahera Barat, Jufri Muhammad.

Dalam sambutannya, Muhammad Sinen memberikan penghormatan mendalam kepada para guru yang telah berjasa mendidik siswa-siswi STM Ternate/SMK N 2 Ternate lintas generasi. Beliau mengibaratkan peran vital seorang pendidik dengan kisah Kaisar Hirohito pasca-tragedi bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

“Kaisar Jepang tidak pernah bertanya berapa jenderal yang tersisa, melainkan berapa guru yang tersisa. Artinya, jika jenderal lenyap, guru dipastikan masih bisa melahirkan jenderal-jenderal baru,” tegas pria yang akrab disapa Ayah Erik ini di hadapan para hadirin.

Beliau menekankan bahwa ajang reuni ini bukan sekadar euforia berkumpul dan bersenang-senang, melainkan wadah untuk merawat kebersamaan sekaligus wujud nyata kontribusi alumni terhadap sekolah. Muhammad Sinen juga dengan bangga menepis stigma negatif yang kerap melekat pada siswa STM di masa lalu.

“Kita mampu menunjukkan ke publik bahwa STM Ternate tidak sekadar diidentikkan dengan ‘nakal’. Kita mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Provinsi Maluku Utara dan melahirkan orang-orang hebat,” pesannya optimis.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Halmahera Barat, Jufri Muhammad, yang merupakan perwakilan alumni angkatan 1993, turut membagikan kisah perjalanan hidupnya yang inspiratif.

Berangkat dari latar belakang keluarga sederhana dan berstatus yatim piatu sejak lulus sekolah, kerasnya kehidupan dan tempaan disiplin selama bersekolah justru berhasil membentuk mentalitasnya.

“Di sekolah inilah karakter kita digembleng menjadi seorang petarung. Saya yang biasa-biasa saja bisa mencapai posisi saat ini, mulai dari Kepala Desa, Anggota DPR tiga periode, hingga menjadi Wakil Bupati dua periode,” kenang Jufri.

Ia juga secara khusus menyebut Muhammad Sinen sebagai salah satu sosok motivator utamanya. Suasana yang penuh haru itu seketika mencair dan disambut gelak tawa saat Jufri bernostalgia menceritakan kenangan masa lalunya yang sering melompati pagar sekolah karena terlambat.

Di sisi lain, Wakil Ketua Panitia Reuni Akbar, Faizal M. Alkatiri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, donatur, serta para pendidik—baik yang masih aktif bertugas maupun yang telah purna tugas. Ia menegaskan bahwa bangunan fisik sekolah ini adalah “rahim” yang mendidik dan mengajarkan arti perjuangan serta persahabatan.

“Reuni ini bukan ajang pamer pencapaian kesuksesan, melainkan tonggak untuk memperkokoh silaturahmi dan membangun jejaring antar-lintas angkatan. Persahabatan sejati tidak diukur dari seberapa sering kita bertemu, melainkan dari bagaimana kita saling mengingat satu sama lain,” ungkap Faizal.

Acara tidak berhenti pada seremonial pembukaan saja. Panitia telah merancang serangkaian kegiatan bermakna yang akan berlangsung hingga pekan depan. Rangkaian acara dimulai pada Sabtu (20/6) dengan Opening Ceremony dan peletakan batu pertama Musholla At Tarbiyah.

Selanjutnya, pada Minggu (21/6), agenda dilanjutkan dengan kegiatan Jalan Sehat pada pagi hari—mengambil rute start dari Lapangan Ngara Lamo dan finish di Landmark Ternate yang kemudian disusul dengan pembukaan lomba domino pada siang harinya.

Memasuki pertengahan pekan, panitia bakal menggelar talkshow bertajuk “Inspirasi Alumni dan Prestasi” pada Kamis (25/6), sebelum akhirnya seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup dalam acara Closing Ceremony pada Jumat (26/6).

Rangkaian acara ini membawa pesan kuat bahwa seluruh alumni dari berbagai angkatan dan latar belakang datang membawa kenangan masa lalu, untuk kemudian pulang sebagai satu keluarga besar yang siap berkontribusi bagi almamater, daerah, dan masyarakat luas.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *