TIDORE – Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putera dari Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan, sukses keluar sebagai juara satu dalam Festival Sepak Bola Usia Dini yang digelar di Kelurahan Dokiri. Keberhasilan ini dipastikan setelah mereka menumbangkan Nuku Jr lewat drama adu penalti yang mendebarkan dengan skor 2-1 pada Selasa (30/6/2026).
Sebelum melangkah ke partai final dan mengangkat trofi, langkah SSB Saremo Putera terbilang meyakinkan. Pada laga sebelumnya, tim asuhan Kahar Deky Djafar ini menyudahi perlawanan sengit SSB Fomasigaro dari Kelurahan Dowora dengan skor tipis 2-1. Dua gol kemenangan saat itu dicetak oleh Fikri dan Zul “Messi” Kahar.
Ketua SSB Saremo Putera, Kahar Djafar, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih oleh anak-anak asuhnya. Menurutnya, tensi pertandingan di usia dini sangat menguras mental, namun para pemain mampu membuktikan kualitas mereka.
”Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah anak-anak di lapangan. Menghadapi tekanan adu penalti di partai final tidaklah mudah, tetapi mereka menunjukkan mental baja,” ujar Kahar Djafar saat diwawancarai usai laga.
Kahar juga mempersembahkan gelar juara ini untuk seluruh masyarakat Kelurahan Tambula yang telah memberikan dukungan moral maupun materiil sepanjang turnamen berlangsung.
Meski meraih podium tertinggi, Kahar menegaskan bahwa euforia ini tidak boleh membuat tim cepat puas. Baginya, esensi dari festival usia dini adalah proses pembinaan karakter dan asah bakat sepak bola sejak dini.
”Kemenangan ini menjadi motivasi besar bagi SSB Saremo Putera untuk terus konsisten membina talenta muda di Kota Tidore Kepulauan. Perjalanan anak-anak ini masih sangat panjang, tugas kami adalah memastikan mereka terus berkembang menjadi pesepak bola yang hebat di masa depan,” pungkasnya












