BeritaDaerahPemerintahan

Pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Soasio Dilantik, Pemda Tidore Berharap Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

23
×

Pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Soasio Dilantik, Pemda Tidore Berharap Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIDORE  – Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan. Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) diharapkan dapat tumbuh menjadi organisasi yang kuat, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Wali Kota Tidore Kepulauan yang dibacakan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asis Haddad. Sambutan ini dibacakan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Soasio Tidore Periode 2026–2029 yang berpusat di Terminal Penumpang Pelabuhan Trikora, Kelurahan Goto, Kota Tidore Kepulauan, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Asis Haddad menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Koperasi TKBM yang baru.

“Selamat mengemban amanah. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab agar koperasi membawa manfaat besar bagi seluruh anggota. Keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, melainkan dari partisipasi aktif seluruh anggota yang menjaga kekompakan,” ujar Asis.

Plt. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Soasio, Abdul Rohim Taha, dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat peran TKBM.

“TKBM adalah tulang punggung aktivitas kepelabuhanan. Kecepatan, ketepatan, dan keselamatan kerja buruh sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya logistik. Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada kelancaran distribusi barang antarpulau,” jelas Abdul Rohim.

Ia meminta pengurus baru untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di pelabuhan serta menjalankan roda organisasi dengan dedikasi, transparansi, dan akuntabilitas.

Sementara itu, Ketua Koperasi TKBM terpilih, H. Ismail Ali, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa di balik lancarnya arus logistik, ada kerja keras buruh yang setiap hari bekerja dengan risiko tinggi demi kebutuhan masyarakat.

Ismail menjelaskan, penyesuaian kelembagaan TKBM menjadi koperasi ini dilakukan sesuai ketentuan melalui Musyawarah Luar Biasa (Muslub) pada 23 Januari 2026 lalu. Langkah ini menjadi poin perbaikan penting dalam memperkuat legalitas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kepastian hukum bagi para anggota.

Meski begitu, Ismail juga menyoroti persoalan upah buruh yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja dan risiko di lapangan.

“Kami tidak menginginkan adanya konflik. Yang kami harapkan adalah dialog konstruktif dan solusi yang adil agar kesejahteraan pekerja dapat meningkat, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha dan pelayanan di pelabuhan,” tegas Ismail.

Rangkaian acara ini ditutup dengan prosesi sakral tatkala Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore, Selvia M. Nur, resmi melantik susunan pengurus Koperasi Jasa TKBM Pelabuhan Soasio Periode 2026–2029 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 01/KPTS/KJ-TKBM/2026.

Berdasarkan SK tersebut, struktur kepemimpinan organisasi kini resmi dinakhodai oleh H. Ismail Ali sebagai Ketua, didampingi oleh Samiun Hasan sebagai Wakil Ketua, Ismail Ismit sebagai Sekretaris, dan Ferdinan Daud yang mengemban amanah sebagai Bendahara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *