BeritaDaerah

Edukasi Rupiah dan Cek Kesehatan Gratis, Kolaborasi PKK Tidore Kepulauan Bersama BI Malut

62
×

Edukasi Rupiah dan Cek Kesehatan Gratis, Kolaborasi PKK Tidore Kepulauan Bersama BI Malut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIDORE – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Pembina Posyandu Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menghadiri kegiatan edukasi “Cinta Bangga Paham Rupiah” di Aula Kantor Camat Tidore, Selasa (23/6/2026).

​Didampingi oleh Ketua II dan Ketua IV TP-PKK, kegiatan ini digelar berkolaborasi dengan Komunitas Mama-Mama Peduli dan Cinta Uang Rupiah (GAMALAMA).

​Dalam sambutannya, Rahmawati menyampaikan bahwa agenda ini merupakan program dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara. Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat luas agar mampu mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah demi menghindari peredaran uang palsu.

​”Kegiatan dari Bank Indonesia Maluku Utara ini bertujuan agar Bapak dan Ibu sekalian dapat mengenali ciri keaslian uang Rupiah, sehingga tidak mudah tertipu oleh oknum yang mengedarkan uang palsu. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BI Malut atas inisiatif luar biasa ini,” ujar Rahmawati.

​Ia juga menambahkan bahwa kegiatan edukasi ini dirangkaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari UPT Puskesmas Soasio. Rahmawati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik di samping kesehatan finansial.

​”Rasanya akan percuma jika kita memiliki banyak uang tetapi tubuh kita tidak sehat. Oleh karena itu, saya berharap Bapak dan Ibu yang hadir hari ini memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang dibantu oleh para tenaga kesehatan,” tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Sirtalia J. Rando, menjelaskan alasan pihaknya memilih posyandu sebagai mitra strategis dalam kegiatan ini. Menurutnya, ibu-ibu memiliki peran sentral dan kedekatan emosional yang kuat di dalam keluarga, sehingga informasi yang didapat bisa tersampaikan lebih efektif ke rumah.

​”Setelah mengikuti kegiatan ini, kami berharap Bapak dan Ibu dapat membagikan ilmu ini kepada anggota keluarga di rumah. Edukasi ini mengajarkan bagaimana cara memperlakukan Rupiah dengan baik, seperti tidak membasahi atau melipatnya. Jika ada hal yang masih membingungkan, silakan langsung ditanyakan kepada narasumber,” tutur Sirtalia.

​Melalui sinergi Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah bersama Komunitas GAMALAMA di Kecamatan Tidore ini, BI Maluku Utara berharap para peserta tidak hanya membawa pulang pengetahuan baru, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap mata uang Rupiah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *