Teknologi

Babak Baru AI Global, Indonesia Resmi Bergabung sebagai Pendiri WAICO

25
×

Babak Baru AI Global, Indonesia Resmi Bergabung sebagai Pendiri WAICO

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (kiri) (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Example 468x60

Siarmalut – Babak baru pengembangan kecerdasan artifisial (AI) global dimulai dengan terbentuknya World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Indonesia menjadi salah satu dari 29 negara yang ikut mendirikan organisasi internasional tersebut.

Deklarasi pembentukan WAICO ditandatangani di Shanghai, China, pada Kamis (16/7). Keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran nasional dalam tata kelola AI global sekaligus memperluas kerja sama internasional di bidang teknologi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan, keanggotaan Indonesia di WAICO akan memperkuat tata kelola AI nasional yang selaras dengan praktik terbaik internasional serta membuka ruang kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem AI yang inklusif dan bertanggung jawab.

“Keanggotaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan tata kelola AI global sekaligus memperluas kolaborasi internasional untuk membangun ekosistem AI yang bertanggung jawab,” ujar Angga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/7).

WAICO merupakan organisasi internasional antarpemerintah yang bersifat independen dan nirlaba di bawah kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Organisasi ini dibentuk untuk mendorong inovasi kecerdasan artifisial sekaligus memastikan pemanfaatan AI memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dunia.

Pembentukan WAICO turut dihadiri Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif penguatan kerja sama internasional di bidang AI.

WAICO memiliki mandat memperkuat kerja sama internasional dalam peningkatan kapasitas, memperluas akses terhadap layanan dan teknologi AI, mendorong pengembangan AI yang terbuka, inklusif, dan berkeadilan, serta memperkuat koordinasi strategi, etika, dan tata kelola AI di bawah kerangka PBB.

Menurut Angga, keikutsertaan Indonesia di organisasi tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi digital nasional.

Selain mempercepat transformasi digital, keanggotaan Indonesia dinilai dapat membuka peluang investasi yang lebih besar pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi berbasis teknologi.

Dalam agenda pembentukan WAICO di Shanghai, Angga Raka Prabowo mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin delegasi Pemerintah Indonesia.

Selain menghadiri deklarasi pendirian WAICO, Angga dijadwalkan mengikuti informal preparatory session on the establishment of WAICO serta sejumlah agenda bilateral pada Jumat waktu setempat.

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital Aju Widya Sari serta Minister Counsellor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *