TIDORE – Pemandangan berbeda terlihat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore Kepulauan, Selasa (18/8/2026). Para tenaga kesehatan dan pegawai yang biasanya identik dengan seragam pelayanan, hari itu tampil dalam balutan beragam pakaian adat Nusantara.
Di tengah suasana perayaan kemerdekaan, dokter tetap memeriksa pasien, perawat tetap memberikan pelayanan, dan seluruh unit tetap menjalankan tugas masing-masing.
Direktur RSD Tidore Kepulauan, dr. Zuhrinah Ridwan, Sp.PK, M.Kes, FIHFAA, melihat momentum tersebut sebagai bagian dari membangun semangat kebersamaan di lingkungan rumah sakit.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kebersamaan, kreativitas dan pengabdian. Yang paling penting, semangat tersebut tetap tercermin dalam pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.
Semarak kemerdekaan tidak berhenti pada pakaian adat. RSD Tidore Kepulauan juga menghadirkan lomba inovasi antarunit, yang menjadi salah satu kegiatan untuk mendorong pegawai berpikir kreatif dan mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pelayanan.
Wakil Direktur I, dr. Megawati Abubakar, Sp.JP, FIHA, mengatakan lomba tersebut menjadi kesempatan bagi setiap unit untuk menunjukkan bahwa inovasi dapat lahir dari siapa saja dan dari persoalan sehari-hari.
“Yang kita cari bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana ide-ide tersebut bisa memberikan manfaat dan kemudian dikembangkan menjadi perbaikan nyata di rumah sakit,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Direktur II, Nurdiana E Achmad, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa semangat perayaan tidak boleh mengganggu tugas utama rumah sakit.
“Walaupun hari ini kita mengenakan pakaian adat, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa merayakan kemerdekaan sekaligus tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Semangat tersebut semakin terlihat saat Wakil Direktur III, Ely Kasim, S.Kep, Ns, memimpin apel dan memberikan apresiasi atas totalitas seluruh pegawai yang ikut menyemarakkan kegiatan.
Kekompakan, kreativitas dan antusiasme pegawai menjadi warna tersendiri dalam peringatan kemerdekaan tahun ini. Dari tenaga kesehatan hingga staf administrasi, semuanya mengambil bagian dengan cara masing-masing.
Bagi RSD Tidore Kepulauan, kemerdekaan bukan sekadar upacara dan perayaan. Kemerdekaan diterjemahkan melalui semangat melayani, keberanian berinovasi dan kekompakan dalam bekerja.
Pakaian adat menjadi simbol keberagaman. Lomba inovasi menjadi simbol kreativitas. Sementara pelayanan yang tetap berjalan menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.














