BeritaDaerahKesehatanPelayananPemerintahan

RSD Kota Tidore Perkuat Layanan, Siapkan Pengembangan Infrastruktur dan Unit Usaha BLUD

52
×

RSD Kota Tidore Perkuat Layanan, Siapkan Pengembangan Infrastruktur dan Unit Usaha BLUD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIDORE –  Rumah Sakit Daerah (RSD) Kota Tidore Kepulauan terus mematangkan rencana pengembangan rumah sakit melalui penguatan pelayanan, pembangunan infrastruktur, serta optimalisasi unit usaha BLUD.

Hal tersebut dibahas dalam rapat bersama Dewan Pengawas RSD Kota Tidore Kepulauan yang dipimpin Wakil Direktur I Bidang Umum, Keuangan dan Sumber Daya, dr. Megawati Abubakar, Sp.JP, FIHA. Direktur RSD Tidore Kepulauan, dr. Zuhrinah Ridwan, M.Kes., Sp.PK., FIHFAA, berhalangan hadir dan menitipkan pesan agar rancangan pengembangan rumah sakit disusun secara terencana, bertahap, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan masyarakat.

“Pengembangan RSD Tidore harus terencana. Kita tidak hanya membangun gedung, tetapi memastikan setiap pembangunan benar-benar memperkuat pelayanan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” demikian pesan Direktur yang disampaikan dalam rapat.

Memimpin rapat, Wakil Direktur I mengatakan bahwa pengembangan RSD Tidore harus memiliki visi yang lebih besar, yakni membangun rumah sakit yang tidak hanya kuat dari sisi pelayanan, tetapi juga memiliki kemandirian dan daya dukung ekonomi yang berkelanjutan.

“Kita ingin RSD Tidore bukan hanya menjadi tempat orang datang berobat, tetapi menjadi sebuah ekosistem pelayanan kesehatan yang lengkap. Dari gedung perawatan yang representatif, layanan unggulan yang semakin kuat, sampai fasilitas pendukung seperti kafe, kantin, Medika Mart dan Apotek Medika Farma. Semua harus terintegrasi, dikelola secara profesional, dan pada akhirnya kembali untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan unit usaha BLUD bukan sekadar mencari tambahan pendapatan, tetapi merupakan strategi untuk membangun kemandirian rumah sakit.

“Target kita sederhana tetapi besar: pelayanan semakin kuat, masyarakat semakin nyaman, dan BLUD semakin mandiri. Kalau kita mampu membangun sumber pendapatan sendiri secara sehat, maka semakin besar pula ruang kita untuk berinvestasi kembali pada pelayanan, sarana prasarana, alat kesehatan dan pengembangan SDM,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh rencana akan disusun dalam roadmap pengembangan yang memiliki skala prioritas dan tahapan yang jelas, sehingga pembangunan tidak berjalan parsial, melainkan menjadi bagian dari transformasi RSD Tidore dalam jangka panjang.

Rapat tersebut dihadiri Dewan Pengawas RSD Tidore Kepulauan, termasuk anggota Dewan Pengawas yang terdiri dari Kepala Badan Keuangan Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan, serta Sekretaris Dewan Pengawas.

Dewan Pengawas menyambut baik dan mengapresiasi rancangan pengembangan yang disampaikan manajemen. Dewan Pengawas menyatakan siap mendukung langkah strategis RSD Tidore dalam memperkuat pelayanan, mengembangkan infrastruktur, serta meningkatkan kemandirian BLUD.

Rancangan pengembangan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas, kebutuhan pelayanan, kemampuan pembiayaan, kelayakan usaha, regulasi, serta keberlanjutan operasional.

Dengan sinergi manajemen dan Dewan Pengawas, RSD Tidore menatap pengembangan rumah sakit bukan sekadar sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai langkah menuju rumah sakit yang lebih modern, mandiri, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *